May 27, 2019
Otomotif

Waspada Penipuan Jual Beli Mobil Secara Online

Waspada Penipuan Jual Beli Mobil Secara Online

Mendapatkan mobil impian merupakan  kepuasan tersendiri bagi para peminatnya. Bahkan, tidak jarang mereka rela untuk berburu keluar kota ataupun keluar negeri untuk mendapatkan mobil yang diinginkan. Namun dengan perkembangan Internet masa sekarang ini semakin memudahkan dalam bertransaksi, khususnya pada masyarakat urban yang sering menggunakan aplikasi online untuk bertransaksi. Bahkan untuk Jual Beli Mobil saja sudah bisa dilakukan melalui aplikasi.

Jual Beli Mobil

Namun segala kemudahan ini juga disertai dengan resiko yang tinggi pula. Seperti penjual nakal yang sering menutupi kekurangan mobil jualannya. Tentunya Hal seperti ini sangat meresahkan dan dapat menimbulkan pengalaman buruk. Angka kerugian yang dialami mereka yang tertipu pun terbilang cukup besar, bahkan ada yang tertipu hingga puluah juta rupiah dari pembelian melalui internet. Anda pastinya tidak ingin mengalami hal ini.

Berikut kami sajikan beberapa tips agar aman dalam bertransaksi Jual Beli Mobil secara online :

  1. Jangan Tergiur Harga Yang Murah

Bicara harga, anda harus sadar mobil bekas mempunyai rentang harga yang sama, apabila ditawari mobil bekas dengan harga terlampau rendah itu harus diwaspadai. Bisa saja mobil yang diperjual belikan bodong atau mempunyai kerusakan yang parah.

  1. COD ( Cash On Delivery ) Lebih Baik

Walaupun penjual dan pembeli di pertemukan secara online, bertatapmuka adalah adalah hal wajib yang dilakukan sebelum melakukan pembelian. Dengan bertemu langsung pembeli bisa melihat langsung kondisi mobil yang akan di jual, dan penjual bisa menjelaskan langsung kondisi mobil secara apa adanya.

  1. Rekening Bersama

opsi menggunakan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan bila Anda atau si penjual tidak bisa transaksi COD. Jasa pihak ketiga ini adalah Rekening Bersama, atau yang sering disebut dengan Rekber.

Jasa Rekber tersebut akan menjaga proses transaksi jual-beli tersebut menjadi lebih aman. Biasanya jasa ini digunakan oleh penjual dan pembeli yang tidak ingin tertipu. Namun, untuk menggunakan jasa Rekber akan dikenakan biaya dalam jumlah tertentu.

Proses menggunakan jasa Rekber ini cukup mudah. Anda sebagai pembeli akan mentransfer sejumlah uang ke pemilik jasa Rekber sebesar harga barang yang dibeli. Uang tersebut ditahan sampai barang yang Anda beli sampai ke rumah Anda dalam kondisi baik. Setelah barang diterima oleh si pembeli, maka uang di Rekber akan ditransfer ke si penjual.

  1. Surat Perjanjian

Aturan pertama adalah perjanjian antara kedua belah pihak, yaitu antara pembeli dan penjual, entah perorangan atau pelaku usaha (showroom/dealer). Surat tersebut berguna untuk menjelaskan identitas sang penjual maupun pembeli.

Surat perjanjian jual beli mobil tersebut juga harus berisi tentang keterangan mobil, seperti merek, tahun, nomor mesin, dan lain-lain. Anda juga dapat menambahkan spesifikasi tertentu agar surat tersebut lebih terperinci.

Lalu, sertakan juga tentang kepindahan kepemilikan beserta surat-surat mobil tersebut apabila mobil tersebut sudah dibayar lunas oleh pembeli. Jangan lupa, pastikan mobil yang dijual tersebut memang benar milik sang penjual. Hal ini penting untuk mencegah Anda dari kasus kriminalitas pencurian mobil.

Demikianlah informasi mengenai cara menghindari penipuan Jual Beli Mobil secara online yang bisa Anda terapkan. Pengguna teknologi internet dan smartphone di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Namun belum didukung dengan kewaspadaan para penggunanya.

Untuk itu Kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan secara online harus ditingkatkan, demi menghindari terjadinya penipuan yang dapat merugikan anda, semoga Artikel ini bisa menambah wawasan kalian ya!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *