December 12, 2019
Mesin Ukir Banjar

Rakit Mesin Ukir Otomatis, Yuk Simak Pemuda Ubah Kemampuan Menjadi Keuntungan

Dibaik terkenalnya Indonesia oleh keberagaman budayanya, ternyata menyimpan sumber daya manusianya juga sangat kreatif. Seperti kisah dari seorang pemuda asal kota Banjar, dirinya memanfaatkan keahliannya untuk rakit mesin ukir otomatis.

Hanya bermodalkan ilmu yang didapatkannya, beliau mampu menghasilkan mesin dengan kualitas yang cukup mumpuni. Simak kisah inspiratif berikut.

Sistem Kerja Mesin Ukir

Pria bertalenta tersebut bernama Topik (34), yang tinggal di Dusun Sinargalih, RT 01/04, Desa Langensar, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Mesin yang dibuatnya, mampu mengerjakan tugas untuk mengukir di berbagai bidang.

Ukiran yang bsa dibuatnya, berupa ukuran 2 dimensi dan 3 dimensi. Hasil ukirannya, dirasa tidak kalah saing seperti menggunakan mesin canggih lainnya.

Bidang ukiran yang biasa digunakan seperti panel kayu, papan tanda, dekorasi interior, ukiran ornamen, alat musik, perabotan rumah tangga, dan berbagai jenis ukiran lainnya.

Hasil seni ukir yang dihasilkan mesin tersebut, nampak cantik dan cocok diterapkan di berbagai tempat. Mesin canggih tersebut, mampu mengukir dari tingkat yang paling sederhana hingga tingkat ukiran yang sangat sulit.

Dioperasikan menggunakan komputer, mesin satu ini mampu menghasilkan karya cukup apik dengan kualitas jempolan. Karena menggunakan komputer, maka hasil ukiran terlihat akurat di berbagai sisinya.

Tidak seperti cara mengukir secara manual, pengukiran menggunakan mesin ukir ini dapat mempercepat pengerjaan. Semakin cepat pengerjaan, maka jumlah produk yang bisa dihasilkan cukup banyak.

Awal Terciptanya Ide Membuat Mesin Ukir

Besar di perkampungan, membuatnya memutar otak untuk bisa menghasilkan penghasilan tinggi. Karena beliau merasa bahwa jumlah pendapatan di desa tidak terlalu tinggi, jika dibandingkan di daerah perkotaan.

Jumlahnya yang tidak seberapa, dirasa belum mencukupi kebutuhan setiap harinya. Kemudian ide cemerlang untuk rakit mesin ukir otomatisterbesit, ketika beliau usai merantau di daerah Bandung.

Balik dari perantauan, beliau sudah mengantongi kemampuan dalam bidang permesinan. Berawal dari kemampuannya tersebut, beliau melihat sebercak cahaya untuk membuat mesin canggih tersebut.  Cukup menggabungkan antara  alat canggih, kreatifitas, dan keahlian, mesin penghasil uang pun tercipta. Beliau melihat peluang tersebut, karena merasa seni ukir masih menggunakan cara tradisional.

Berasal dari hasil pemikirannya sendiri, beliau mulai merancang mesin dengan telaten. Walaupun rancangan sudah siap direalisasikan, namun beliau melakukannya secara bertahap.

Bukan adanya masalah pada rancangan yang kurang matang, hanya saja terbentur dengan biaya yang harus dikeluarkan. Beliau menuturkan bahwa dirinya, mampu mewujudkan penggunaan listrik satu tahun setelah rancangan usai dilakukan. Namun beliau tetap bersyukur, karena impiannya perlahan terwujud.

Alasan Perancangan Mesin Seorang Diri

Menciptakan sebuah mesin canggih seorang diri, bukanlah kemampuan yang bisa dikuasai semabrang orang. Dibutuhkan ilmu, keinginan, dan keuletan dalam pengerjaannya.

Namun beliau berhasil melakukannya, tanpa seorang pun yang membantunya. Beliau melakukannya sendiri, karena menyadari bahwa, pembuatan mesin akan mengeluarkan biaya lebih tinggi apabila melibatkan orang lain.

Cerita awal rakit mesin ukir otomatis tersebut, cukuplah mengharukan. Berbagai rintangan harius beliau hadapi, hingga akhirnya mesin mampu menjadi sumberpenghasilan yang menjanjikan. Sebab proses pembuatannya yang seorang dilakukan seorang diri, mampu menyita waktu cukup lama. Dirasa membuang waktu cukup banyak, akhirnya beliau harus rela mendatangkan langsung dari negeri China.

Dari bantuan dari negeri seberang, akhirnya dirinya berhasil menyelesaikan rancangan mesin tersebut. Beliau juga mengaku bahwa, beberapa perangkat dihadirkan langsung dari negeri tersebut. Rencananya perangkat tersebut, digunakan untuk melengkapi mesin ukir yang belum selesai dibuat. Namun berkat kerja keras yang selama ini dilakukannya, kini berbuah manis dan sangat memuaskan.

Cukup laris di pasaran, karena pesanan sudah mulai membludak sejak awal berdirinya usaha. Rakit mesin ukir otomatis yang memiliki ukuran sekitar 3 meter ini, mampu mengerjakan pesanan dari berbagai kalangan. Mulai dari beberapa instansi pendidikan, pembuatan stang gitar, alat peraga olahraga, pembuatan berbagai alat musik, hingga sekedar hadiah atau buah tangan berbentuk foto timbul.

Berkat kerja keras dan kegigihan, seorang pria berusia 34 tahun asal kota Banjar ini, mampu menciptakan mesin canggih unggulan. Cukup bermodalkan ilmu yang dibawa selama perantauan, dirinya kini mampu menghasilkan pundi pundi uang dengan nominal yang menjanjikan. Kini, hasil ukirannya tengah digandrungi di berbagai kalangan dengan hasil unggulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *