May 27, 2019

Menikmati Malam di Pantai Kemala

Apa yang paling enak dilakukan ketika pikiran sudah mumet dengan beban kerja yang cukup tinggi? Betul, pergi berlibur. Apalagi jika bonus tahunan dari kantor juga sudah cair. Itu yang juga sering saya lakukan. Setidaknya satu atau dua kali dalam satu tahun, usahakan ada waktu untuk berliburan. Tak perlu jauh-jauh sebenarnya, karena juga banyak tempat wisata di dalam daerah. Namun jika ada rezeki berlebih atau tabungan yang memang ditujukan untuk liburan, tak ada salahnya menjejakkan kaki ke daerah orang kan?

Karena waktu cuti agak terbatas dan masih harus menyelesaikan beberapa pekerjaan, liburan beberapa waktu lalu saya memilih Balikpapan, Kalimantan Timur sebagai tempat menyegarkan tubuh dan pikiran. Apalagi jarak tempuh dari Banjarmasin, tempat saya tinggal dan bekerja, hanya 45 menit menggunakan pesawat, plus harga tiket juga tidak terlalu tinggi dibandingkan rute-rute domestik lainnya.

Pantai Kemala Balikpapan
Pantai Kemala Pic By Visit Kaltim

Tak perlu waktu lama, saya langsung buka app pegipegi.com untuk mencari tiket penerbangan. Ada beberapa maskapai, namun yang paling sesuai budget saat itu adalah tiket pesawat Lion Air. Setelah memilih jadwal penerbangan Lion Air pergi pulang BDJ-BPN-BDJ, harga sudah dinilai oke dan cukup murah, pesan, selesaikan pembayaran, e-ticket terbit deh. Oh iya, untuk pembayaran juga mudah kok, saya menggunakan payment point di Indomaret dekat kantor. Ini sangat berguna buat kita yang tidak menggunakan layanan internet/mobile banking di ponsel. Informasi yang didapat juga lengkap di situsnya, bahkan e-ticket kita langsung masuk ke email yang sudah didaftarkan. Psst, kalau sudah daftar dan punya aplikasi, harga bisa lebih murah lho.

Meskipun bukan ibukota Provinsi Kalimantan Timur, Balikpapan bisa dikatakan cukup metropolis sebagai kota pelabuhan. Pembangunannya cukup pesat dengan banyaknya gedung-gedung tinggi, pusat perbelanjaan dan penataan kota yang baik. Tidak salah memang jika beberapa tahun terakhir, Balikpapan selalu mendapatkan predikat Kota Layak Huni dari pemerintah pusat.

Tujuan utama saya adalah Pantai Kemala yang berada di pusat kota. Pantai yang dikelola oleh Polda setempat ini memiliki karakteristik pasir halus dan gelombang yang tidak terlalu tinggi, benar-benar pas untuk menikmati desiran angin malam. Tiket masuknya hanya seribu Rupiah per orang, lho. Namun kita tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar. Jangan khawatir, karena pengelola juga menyediakan banyak tempat makan dengan kisaran harga yang dapat disesuaikan kantong anda. Bakso? Ada. Seafood dan es kepala muda? Ada. Mau candlelight dinner? Juga bisa. Karena saya sendirian dan ingin santai, pisang gapit saus sarikaya jadi pilihan, ditambah segelas teh hangat untuk menemani melihat langit dan deburan ombak hingga pukul 10 malam.

Pantai Kemala yang letaknya di tengah kota ini juga gampang ditempuh dengan kendaraan umum atau ojek online. Kalau dapat penginapan di kawasan Sudirman, bisa jalan kaki. Begitu masuk ke area pantai, rasanya tidak sulit untuk pulang. Suasananya memang menggambarkan kenyamanan untuk liburan dan menghilangkan penat. Siang hari juga buka fasilitas water sport seperti banana boat dan jet ski yang digemari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan di musim-musim tertentu, kita juga bisa menyaksikan bayi-bayi kepiting keluar dari pasir menuju pantai untuk berenang.

Begitu juga ketika cuaca sedang buruk seperti di bulan September hingga November yang sering disertai gelombang pasang, jam operasional pantai akan dibatasi hingga pukul 7 atau 8 malam saja. Aturan tersebut untuk menghindari munculnya korban karena air pasang dan gelombang bisa maju hingga beberapa meter dari garis pantai.

Tertarik berkunjung ke Balikpapan? Atau justru sudah pernah dan selalu rindu dengan suasananya seperti saya? Jangan takut untuk eksplor tempat-tempat yang belum pernah kalian kunjungi, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *