October 16, 2019
Kesehatan

Mengenal Macam-macam Pengobatan untuk Menyembuhkan Penyakit Tetanus

Tetanus

Saat Anda tertusuk benda tajam, apalagi yang sudah berkarat, maka patut untuk berhati-hati. Karena hal ini dapat memicu masalah kesehatan yang sifatnya cukup berbahaya, seperti diantaranya adalah tetanus , jenis penyakit yang pastinya sudah sering Anda dengar bukan. Penyakit yang satu ini nyatanya juga termasuk momok yang cukup menakutkan, karena sering kali membuat penderitanya harus meregang nyawa, apalagi jika seandainya terlambat di dalam mendapatkan pertolongan atau pengobatan.

Hanya sekarang ini juga sudah ada beberapa vaksinasi atau imunisasi yang dapat dilakukan untuk mencegah agar Anda tidak sampai terserang penyakit tersebut, sebut saja diantaranya adalah vaksinasi DPT yang sudah bisa diberikan kepada bayi mulai dari usia 2 bulan hingga 6 tahun. Selebihnya atau untuk seterusnya nanti akan dilakukan suntik lagi dalam kurun waktu 10 tahun untuk mengoptimalkan fungsi pencegahan. Hanya saja terkadang memang secara tidak disadari seseorang juga tetap bisa terkena penyakit ini, karena kecerobohan atau kecelakaan.

Jika memang sudah positif terkena penyakit tetanus ini, maka tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa menjalani pengobatan di rumah sakit secara intensif. Untuk mencegah luka tersebut nantinya menyebar atau bertambah berbahaya. Berikut ini diantaranya pengobatan yang dilakukan untuk merawat luka karena penyakit tersebut, yaitu:

  1. Merawat luka dengan membersihkan secara teratur dan juga mengangkat jaringan kulit yang sudah mati, karena jika seandainya tidak segera diangkat maka efeknya bisa berbahaya karena dapat menyebar ke beberapa bagian kulit lainnya yang sehat. Itulah mengapa jaringan yang sudah mati tersebut hendaknya juga harus diangkat agar tidak membahayakan yang lainnya.
  2. Melakukan suntik antitetanus, ini dilakukan untuk menetralkan racun yang dikeluarkan oleh bakteri tersebut, sehingga racunnya tidak menjalar ke bagian tubuh lain dan menyebabkan resiko komplikasi.
  3. Mengkonsumsi antibiotik, ini ditujukan untuk membunuh bakteri yang menjadi penyebab penyakit tersebut, sehingga nantinya bisa hilang atau mati secara optimal dan tidak akan menyebabkan luka semakin parah.
  4. Menggunakan obat penenang, umumnya mereka yang sudah terjangkit oleh bakteri ini akan mengalami rasa kaku atau kejang di beberapa bagian otot, hal ini tersebut dapat diatasi dengan pemakaian obat penenang tersebut sehingga otot akan lemas kembali.
  5. Menggunakan obat magnesium sulfat dan juga beta blocked, obat ini digunakan untuk menetralkan irama jantung dan juga pernapasan.
  6. Penyuntikan vaksin, meskipun sudah pernah mendapatkan imunisasi DPT sebelumnya, namun tidak menutup kemungkinan seseorang akan terhindar dari masalah kesehatan tersebut. Sehingga jika sudah pernah terjangkit, maka tetap harus diberikan suntikan vaksin ini lagi.

Penyakit ini dikatakan sangat berbahaya karena memang rentan menyebabkan beberapa jenis komplikasi, seperti diantaranya adalah:

  1. Gangguan pada pernapasan, sehingga menyebabkan rasa tegang pada otot pernapasan atau istilah lainnya adalah laryngospasm.
  2. Kerusakan pada otak, hal ini disebabkan karena kekurangan pasokan oksigen.
  3. Patah tulang, dapat terjadi karena otot menegang dan juga kaku.
  4. Gangguan pada irama jantung.
  5. Infeksi nosokomial, ini adalah infeksi lain yang disebabkan karena perawatan yang terlalu lama di rumah sakit.

Untuk itu jangan remehkan hal ini, ada baiknya melakukan upaya pencegahan dengan vaksinasi tetanus atau DPT, sudah ada di rumah sakit saat ini, pastikan juga untuk selalu menggunakan sandal ketika berjalan di luar, karena berbahaya jika seandainya kaki Anda tertusuk benda tajam yang berkarat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *