September 26, 2020
Konsep Atap

6 Jenis Material Atap Rumah yang Bisa Kamu Pilih Sesuai Konsep

Saat ingin memberi penutup atap rumah, kita pasti harus memilih material yang cocok dan bagus. Selain material, kamu juga harus memperhatikan penutup atap apa yang cocok untuk desain serta konsep dari rumah itu sendiri. Dari sekian banyaknya material pada penutup atap pastinya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Disini kamu juga perlu mempertimbangkan penampilan mulai dari kepraktisan, bentuk, desain, rupa dan warna. Nah, disini kami akan memberikan jenis-jenis material atap rumah yang sering digunakan. Apa saja itu? Check this out!

  1. Atap Sirap

Atap Sirap

Sumber : rumahkprsyariah.com

Sirap ini merupakan material penutup atap yang terbuat dari kepingan-kepingan tipis kayu ulin. Untuk ketahanannya sendiri dari material ini tergantung dari keadaan lingkungan, kualitas kayu yang akan dipakai serta besar kecilnya sudut atap. Selain itu, atap sirap mampu bertahan hingga 25 tahun bahkan bisa lebih. Buat rumah yang punya konsep pedesaan, akan sangat bagus dan cocok memakai atap Sirap ini karena desainnya sendiri terlihat menyatu dengan alam.

 

  1. Atap Tanah Liat

Atap Tanah Liat

Sumber : supergenteng.blogspot.com

Genteng atau atap rumah yang terbuat dari tanah liat ini juga banyak dipakai. Dalam proses pembuatannya melalui pembakaran, sehingga kekuatannya bisa dibilang cukup baik dan kokoh. Jika kamu ingin menggunakan genteng ini harus ada rangka yang mampu menahannya di kemiringan 35 derajat. Kamu bisa menggunakan baja ringan maupun kayu. Pemasangan dari genteng ini menerapkan sistem interlocking atau biasa disebut juga dengan saling kunci mengunci.

Sayangnya seiring waktu saat digunakan genteng ini akan berubah warna dan juga tampilan, biasanya pada permukaan akan tumbuh jamur. Buat sebagian orang mungkin akan berpengaruh pada penampilan menjadi lebih alami, tetapi ada juga yang berpendapat lain karena mudah berjamur dan membuatnya terlihat kotor.

 

  1. Atap genteng keramik

Genteng Keramik

Sumber : housingestate.id

Meski bahannya sama dengan genteng tanah liat, tetapi genteng keramik ini mengalami proses tambahan dalam finishingnya yakni sudah di glasur pada permukaannya. Sehingga permukaan dari genteng ini bisa diberi warna apapun untuk mengubah tampilan rumah menjadi menarik. Ketahanan dari genteng keramik ini sendiri sekitar 20 hingga 50 tahun. Jika ingin menggunakan genteng ini kamu perlu besi siku untuk sudut-sudutnya. Harga besi siku juga cukup terjangkau kok. Rumah yang punya konsep pedesaan maupun perkampungan cocok banget menggunakan genteng ini untuk menambah tampilannya.

 

  1. Atap genteng beton

Genteng Beton

Sumber : liputan6.com

Bentuk serta ukuran dari genteng beton ini hampir mirip dengan genteng tanah liat pada umumnya, yang membedakan keduanya hanyalah bahan dasar dari genteng beton ini menggunakan campuran semen PC dan juga pasir kasar. Pada bagian luar genteng ini terdapat lapisan tipis yang dimana berfungsi sebagai pewarna dan juga lapisan kedap air. Dari bahan yang dipakainya sih genteng ini mampu bertahan lama, hanya saja lapisan pelindungnya cuma bertahan selama 30 hingga 40 tahun.

 

  1. Atap Seng

Genteng Seng

Sumber : satujam.com

Terbuat dari lembaran baja tipis yang sudah dilapisi seng secara elektrolisis membuatnya tahan karat. Jadi sebutan seng sendiri tertuju pada bahan lapisan yang dipakainya. Ketahanan dari atap seng ini tergantung dari lapisannya selama belum hilang. Kalau sudah hilang atapnya jadi lebih mudah berkarat dan jadi rapuh, sehingga cepat bocor.

 

  1. Atap dak beton

Atap Dek Beton

Sumber : rumahlia.com

Memiliki bentuk yang datar, atap dak beton ini terbuat dari 2 perpaduan material besi dan juga beton. Biasanya atap ini banyak dipakai untuk rumah-rumah berkonsep modern minimalis dan kontemporer. Atap ini pun juga bisa untuk tempat beraktivitas seperti menjemur pakaian hingga bercocok tanam pada pot karena memang konstruksinya sendiri kuat. Sayangnya dak beton ini sering sekali terjadi kebocoran, sehingga diperlukan orang profesional dalam proses pengerjaannya ketika memasang lapisan waterproof di atasnya.

Jadi, itulah 6 jenis material atap rumah yang bisa kamu gunakan sesuai keinginan. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah pastikan konsep rumahnya terlebih dahulu sebelum memilih jenis material dari atapnya, ya guys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *